Arrow
Arrow
Slider


Website Resmi Pemerintah Kota Solok

Cuaca

Wednesday - November 22, 2017

Weather: 26°C

Solok - Mentri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa mengundang Wali Kota (Wako) Solok Zul Elfian dalam kegiatan Launching Desa Wisata di Kecamatan Pujon Kidul Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur, satu hari usai kunjungan ke Kota Solok.
 
Undangan itu diberikan karena terkesannya Mensos  saat berkunjung ke Kota Solok terhadap potensi Kota Solok dalam pengentasan dan penurunan angka kemiskinan .
 
 
Pada Kesempatan tersebut, Mensos berharap dengan hadirnya Wako Solok di acara tersebut akan menjadi Best Practice dalam pengembangan ekonomi masyarakat terutama di sektor pariwisata dalam pengentasan angka kemiskinan di Kota Solok.
 
"Kota Solok punya potensi yang tidak kalah dibanding daerah lain dalam menggairahkan perekonomian masyarakat, terutama jasa dan perdagangan. Namun sektor pertanian dan pariwisata bisa terus digali," Ungkap Khofifah, Sabtu (11/3).
 
Wako Solok mengaku sangat mengapresiasi perhatian dari pihak Kementrian Sosial untuk mendorong program percepatan pengentasan kemiskinan di Kota Solok dengan menjadikan Kkota Solok sebagai Laboratorium Pogram Keluarga Harapan (PKH) dalam rangka percepatan penurunan angka kemiskinan.
 
"Syukurlah kita mendapat atensi dari Kementrian Sosial berkat berbagai terobosan bantuan sosial daerah yang kita integrasikan dengan program PKH kementrian Sosial," ungkap Wakousai menghadiri acara tersebut.
 
Bahkan usai kegiatan tersebut, Mensos Khofifah Indar Parawansa menggelar rapat terbatas bersama seluruh Dirjen di lingkungan kementrian Sosial bersama Pemko Solok di Hotel Horison Kota Malang. Dalam rapat tersebut juga dibahas berbagai program dalam mewujudkan Kota Solok menjadi labor PKH.
 
"Salah satu program yang disiapkan untuk mewujudkan Kota Solok sebagai laboratorium percontohan PKH adalah melalui program atau aplikasi E-Warung yang belum pernah ada di Kota Solok," Jelas Zul Elfian.
 
Pemerintah Kota Solok tak menyia-nyiakan kerjasama dan program bantuan yang ditawarkan oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia. Walikota Solok H. Zul Elfian Bersama Asisten Ekonomi dan Pembangunan Jefrizal serta Kepala Dinas Sosial menggelar Audiensi dengan Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos tentang E-Warung di Kemensos Jakarta, Senin 13 Maret 2017.
 
"Aplikasi ini merupakan wadah bersama beberapa kementrian untuk menyatukan bantuan sosial pemerintah dan lembaga lainnya kepada masyarakat yang terdaftar sebagai masyarakat miskin ke dalam sebuah rekening Bank Nasional yang diaplikasikan dalam sebuah kartu," Jelas Zul Elfian.
 
Pemerintah Kota Solok dituntut agar memiliki data yang valid terkait jumlah masyarakat miskin yang berada dalam kategori miskin sehingga penyaluran bantuan tersebut tepat sasaran pada orang yang betul-betul membutuhkan. Selain itu juga perlu diikuti dengan pengawasan dari pemberian bantuan yang konsisten dan berkelanjutan.
Menurut Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Solok Jefrizal, Program E-Warung ini nyaris sama penerapannya dengan kartu ATM hanya saja bedanya, Keluarga Penerima Manfaat PKH bertransaksi berupa bahan makanan seperti beras, minyak goreng dan lainnya di warung yang ditunjuk.
 
"Untuk tahap awal, InsyaAllah tahun 2017 ini Kementrian sosial bekerjasama dengan Pemko Solok akan membentuk atau menunjuk tiga E-Warung di Kota Beras Serambi Madinah," ungkap Jefrizal.