Arrow
Arrow
Slider


SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEMERINTAH KOTA SOLOK

Cuaca

Wednesday - May 24, 2017

Weather: 28°C

Solok, Minggu pagi ( 12/2/17) – Dalam  Upaya Khusus (Upsus) peningkatan produksi padi di Kota Solok tahun 2016, telah dilakukan kegiatan  pendukung yang dianggarkan dalam

APBD dan APBN. Hal itu dikatakan Walikota Solok, H. Zul Elfian Dt. Tianso, SH, Msi, saat membuka Pencanangan Percepatan Pengolahan Tanah dan Tanam Serentak tahun 2017 di areal persawahan Sawah Solok, Kelurahan Sinapa Piliang Kota Solok.

Dalam pencanangan yang juga  dihadiri  Wakil Walikota Solok Reinier, Kasdim Mayor Supadi, Kepala Bidang Holtikultura Sumbar, Kepala Dinas Pertanian Kota Solok, Jefrizal, Kepala OPD dilingkungan Pemko Solok, Camat sekota Solok, Ketua LKAAM dan Bundo Kanduang serta kelompok tani. Walikota mengajak petani untuk memanfaatkan lahan  menggerakkan olah tanah sempurna dan tanam jajar legowo unjtuk mendukung Upsus peningkatan produksi padi tahun 2017 di Kota Solok. Pangan menjadi hal yang penting bagi kita, karena  merupakan ketahanan ekonomi nasional,”jelas, Zul Elfian.

Menyadari fungsi dan peran penting padi tersebut, lanjut Walikota, maka pemerintah berupaya untuk mewujudkan peningkatan produksi padi tahun 2017 melalui penerapan teknologi penggunaan pupuk sesuai rekomendasi, penggunaan benih bermutu, pengendalian hama terpadu dan penerapan sistem tanam jajar legowo. “ Jajar legowo adalah sebagai suatu cara (teknik) tanam padi dengan tujuan untuk menambah jumlah rumpun dan efek tanam pinggir, Dengan jumlah rumpun bertambah, serta dengan adanya sela atau baris kosong, yang mana akan meningkatkan intensitas penyinaran matahari. Dan ini telah dibuktikan mampu meningkatkan produktivitas padi mencapai rata-rata seanyak 20 persen per tahun,” tutur Zul Elfian. Walikota Solok, Zul Elfian, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh komponen yang telah mendukung dan berperan aktif dalam terlaksananya kegiatan peningkatan ketahanan pangan di Kota Solok. Disamping itu, Walikota juga berjanji bahwa kegiatan ini, tetap berjalan dan berkelanjutan hingga kedepannya, hingga Kota Solok bisa menjadi lumbung pangan sekaligus sebagai penopang pertumbuhan ekonomi Sumbar.

Kepala Dinas Pertanian Kota Solok, Jefrizal,Spt kesempatan itu mengatakan,  untuk tahun 2015 panen di Kota Solok dengan luas 2301 hektar persawahan, dengan produksi sebanyak 13.060,48 Ton Gabah Kering Giling (GKG) dan pada tahun 2016 dengan luas 2.450 Ha, hasil produksi sebanyak13.983,35 ton GKG. “ Dinas Pertanian untuk tahun 2017 ini, dari target tanam seluas 2.315 Ha, telah terealisasi sampai dengan tanggal 11 Februari 2017 seluas 249 Ha. Adapun tahun 2015, terdapat surplus beras sebanyak 1.634,79 ton dan tahun 2016 terdapat surplus beras sebesar 2.234,66 ton,”ujar, Jefrizal. Kesempatan tersebut, Walikota Solok, Zul Elfian didampingi Kasdim 0309/Solok, Kadis Pertanian langsung melakukan pembajakan dalam sawah berlumpur dengan hand traktor  dan menanam benih padi bersama para petani.

Dinas Pendidikan Kota Solok

Info Publik Solok

LPSE Solok

Sistem informasi Rencana Pengadaan Umum