Tuesday - December 18, 2018

Weather: 21°C

arrow
arrow


SELAMAT HARI JADI KOTA SOLOK Ke-48 Solok Kota Beras Serambi Madinah

Sosialisasi

Event

Tour de Singkarak

Pengumuman Jadwal Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Kota Solok

Pengumuman Himbauan Penyebarluasan Konten

Sehubungan dengan semakin banyak dan derasnya arus informasi yang beredar saat ini sehingga terkadang konten yang disebarluaskan tidak terkait dengan informasi pemerintahan maupun program/kegiatan, sehingga dalam rangka ketertiban dan etika kita semua dalam bersosial media kami menghimbau bagi semua pihak agar :

Download lampiran

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Derektur PDAM Kota Solok 2019

Solok, Rabu (5 Desember 2018) – Setelah kurang lebih 2 tahun sejak dimulainya pengembangan Agrowisata Payo dan Agrowisata Kampung Durian, bertempat di Batu Patah, Payo Kelurahan Tanah Garam Kota Solok di launching. Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Suwandi, M.Sc. hadir langsung untuk meresmikan kedua agrowisata kebanggaan Kota Solok tersebut.

Launching tersebut dihadiri Kepala Puslitbang Hortikultura Balitbangtan Kementan RI, Dr. Ir. Hardiyanto, M.Sc., Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian Provinsi Sumatera Barat, Benny Warlis, SH., MM., Walikota Solok, Zul Elfian, SH., M.Si, Wakil Walikota Solok, Reinier, ST., MM. Kepala Balai Penelitian Buah Tropika, Dr. Ir. Ellinamansyah, M.Si., Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Sumatera Barat, Dr. Drs. Jevky Hendra, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Propinsi Sumatera Barat, Ir. Candra, M.Si., Sekretaris Dinas Pariwisata Propinsi Sumatera Barat Ir. Taufik Ramadhan, MM. Kepala Perangkat Daerah se Kota Solok dan para peneliti dari Balitbu, BPTP dan Balithi, Tokoh-tokoh beserta masyarakat Kota Solok.

Walikota Solok dalam sambutannya menyampaikan kegembiraannya atas kedatangan Dirjen Hortikultura tersebut yang langsung meresmikan Agrowisata Payo dan Agrowisata Kampung Durian di Kota Solok. “Kota Solok telah membalikkan keraguan sebagian orang yang menyatakan bahwa Bunga Krisan tidak cocok untuk dibudidayakan di Payo. Ternyata setelah kurang lebih 2 tahun berjalan, Bunga Krisan di Payo dapat tumbuh secara baik dan mempunyai kualitas A dari penilaian peneliti dari Balithi,” ungkap Zul Elfian.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI dalam sambutannya menyatakan dukungannya atas Agrowisata Payo yang paket lengkap. Beliau menyebutkan komoditas yang ada di Agrowisata Payo, yaitu Kopi, Bunga Krisan, Alpukat dan Manggis. Khusus untuk krisan, saat ini Jepang dan China membutuhkan bunga krisan untuk warna putih dan kuning. Mereka menggunakan krisan untuk upacara keagamaan.

Suwandi menyarankan untuk produk kopi agar dikombinasikan dengan alpukat untuk dijadikan avocado coffe. “Ramuan kopi dengan alpukat dapat meningkatkan stamina dan memperlancar nafas. Dengan demikian terdapat keunikan yang dapat dijual ke masyarakat. Selalu optimis dan mengedepankan kerja sama dalam mencapai tujuan,” kata  Suwandi

Sementara itu, Benny dalam sambutannya menyatakan Kota Solok harus dapat memanfaatkan beberapa keuntungan, baik keuntungan geografis dan keuntungan secara teknis. Keuntungan geografis yaitu letak Kota Solok di persimpangan jalur Padang-Medan-Jakarta, sedangkan keuntungan teknis dengan terdapatnya tiga balai dari Kementerian Pertanian RI yaitu BPTP, Balitbu dan Balitro. Hal ini seyogyanya dapat dimanfaatkan
secara maksimal untuk mendukung agrowisata.

“Provinsi Sumatera Barat terus meningkatkan nilai jual kepariwisataan dengan membangun beberapa infrastruktur. Infrastruktur ini diharapkan dapat membuat nyaman para wisatawan yang datang ke Provinsi Sumatera Barat seperti toilet dan penginapan,” lanjut mantan Sekda Kota Payakumbuh ini.

“Kementerian Pertanian melalui Balibangtan menyambut gembira dengan kerja sama selama ini sehingga implementasi MoU dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Lebih kurang 2 tahun Balitbangtan telah berkontribusi melalui pengkajian kawasan Agrowisata Payo dan telah diserahkan ke Pemerintah Kota Solok. Peran Balitbangtan adalah mendukung inovasi dan teknologi pertanian untuk Agrowisata Payo,” ungkap Hardiyanto dalam sambutannya.

“Kota Solok harus dapat mencari keunikan yang menjadi pembeda dari agrowisata yang ada di daerah lain agar agrowisata yang ada di Kota Solok ini dapat berkelanjutan. Promosi yang tepat dan baik juga sangat diperlukan guna mengenalkan keunikan destinasi wisata baru kepada calon wisatawan” lanjut mantan Kepala BPTP Sumbar ini.

Agrowisata di Kota Solok juga diharapkan dapat menyediakan kuliner yang dapat membuat wisatawan nyaman untuk datang, misalkan dengan penyediaan hidroponik untuk menghasilkan sayuran untuk lalapan segar. Dalam kesempatan ini Hardiyanto menyerahkan buku yang berjudul “600 Inovasi Pertanian” kepada Walikota Solok.

Pada launching tersebut dilakukan field day panen bunga krisan yang bibitnya berasal dari Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Cianjur Jawa Barat. Acara disambung dengan penanaman bibit durian sebagai simbol pencanangan Agrowisata Kampung Durian yang berlokasi di Kelurahan Nan Balimo Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok.Pemerintahan

0
0
0
s2sdefault

Link

Logo KPU

 

Logo KPU

Logo KPU

 

Kontak Kami

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok

Jln. Puti Indojati Kelurahan IX Korong
Kota Solok, Sumatera Barat
Telp. (0755) 20051 Email : kominfo@solokkota.go.id

Polling

Bagaimana pendapat anda terhadap isi dari website ini?

Jumlah Kunjungan

289702

Video Solok