Arrow
Arrow
Slider


Website Resmi Pemerintah Kota Solok

Cuaca

Monday - September 25, 2017

Weather: 27°C

Solok, Kamis (26/1)Walikota Solok H. Zul Elfian Dt.Tianso, SH, M.Si bersama Wakil Walikota Solok Reinnier menerima kunjungan tim Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) di Balairung 99,

komplek Rumah Dinas Walikota Solok,  yang terdiri dari 6 orang  dengan penanggung jawab Irjen. Pol. Drs. Tjetjep Agus , MM, MH, Ketua rombongan Marsma TNI Deri Pemba Syafar, MM dan anggota Kolonel Lek Dr.Arwin D W Sumari, ST, MT, Kolonel Inf. M. Affandi, SIP, MM, Ir.Indriatmoko,MM, dan Dr.Sumantri,Spd,M.Pd.

Kegiatan yang berlangsung suasana keakrapan itu juga dihadiri Pimpinan DPRD kota Solok, Kapolres Solok Kota, Kasdim 0309 Kota Solok, Kajari Solok, Ketua Pengadilan Negeri Solok dan para Pejabat dilingkungan Pemerintahan Kota Solok.

Penanggungjawab  Irjen.Pol Tjetjep Agus, sambutannya mengatakan Dewan Ketahanan Nasional merupakan  lembaga non departemen dibawah kendali  Presiden Joko widodo. Adapun  kunjungan kerja ke sejumlah daerah termasuk di Sumatera Barat bertujuan untuk mengumpulkan informasi sekaligus melihat langsung pelaksanaan program nawacita dengan memberikan daftar lembaran yang harus diisi, diikuti dengan peninjauan lapangan.

Data yang dikumpulkan itu diantaranya tentang ketahanan pangan, ekonomi, politik dan sosial budaya. Semua data terkumpul akan direkap dan dibahas melalui kajian tim, kemudian dilaporkan ke Presiden dan untuk ditindaklanjuti melalui para Menteri terkait.

Walikota Solok H.Zul Elfian pada kesempatan itu mengatakan, pihaknya berharap kunjungan Tim Setjen Wantanas dapat memperoleh informasi yang diperlukan. Dengan informasi itu, bisa dilahirkan kebijakan nasional yang bermanfaat bagi NKRI umumnya dan Sumbar khususnya, termasuk Kota Solok yang sangat mengharapkan kemajuan disegala bidang. Pertumbuhan  Kota Solok sebagai ‘Kota Beras Serambi Madinah’ cukup signifikan memberikan kontribusi terhadap sektor PDRB sebesar 23 persen. Sektor transportasi dan perdagangan 22 persen, konstruksi 11 persen. Kemudian pendapatan masyarakat rata-rata mengalami pertumbuhan sebesar 10,5 persen setiap tahunnya. Hal itu kedepan akan selalu ditingkatkan ,”ungkap Zul Elfian.