Arrow
Arrow
Slider


- Website Resmi Pemerintah Kota Solok -

Cuaca

Thursday - February 22, 2018

Weather: 27°C

Solok, Senin (29 Jan 2018) – Walikota Solok Zul Elfian menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus dan dewan kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Solok periode 2017-2022, di Gedung Kubung 13. Kepengurusan PMI Kota Solok periode 2017-2022 dipimpin ketua Yutris Can,SE yang dilantik secara resmi perwakilan ketua PMI Sumatera Barat H.Aristo Munandar.

Zul Elfian dalam sambutannya mengatakan, pihaknya yakin PMI mampu menjawab berbagai tantangan dan persoalan yang ada ditengah masyarakat selama ini. Apalagi terkait persoalan pemenuhan kebutuhan akan darah  bagi yang membutuhkan.

“Tidak kita pungkiri, masyarakat kita kerap mengeluhkan susahnya untuk mendapatkan bantuan darah ketika menjalani pengobatan di rumah sakit, perlu digalakkan donor darah ditengah masyarakat,” sebut Zul Elfian.

Pemerintah kota Solok juga tidak tinggal diam dalam mendorong eksistensi PMI. Pada kesempatan itu, Wako lansung menyerahkan bantuan mobil operasional mitsubishi Strada/Triton untuk memudahkan PMI menjalankan misi kemanusiaannya. Pemko juga akan membangunkan gedung untuk kantor PMI Kota Solok.

Sementara itu, Wakil ketua DPRD Kota Solok, Irman Yefri Adang mengatakan pengukuhan dan pelantikan pengurus baru PMI Kota Solok merupakan momentum untuk membangkitkan semangat kemanusiaan dan sosial ditengah masyarakat.

PMI senantiasa hadir dalam setiap misi kemanusiaan baik ketika bencana, musibah dan bentuk aksi kemanusiaan lainnya. Hal ini membuktikan kehadiran PMI sangat dibutuhkan dan memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Ketua PMI Kota Solok, Yutriscan mengatakan pihaknya siap mengabdikan diri untuk misi kemanusiaan di Kota Solok. Sebagai organisasi yang bergerak dibidang kemanusiaan, PMI sangat butuh dukungan dan dorongan dari semua pihak.

“Semoga segala misi dan kegiatan kemanusiaan yang diusung oleh PMI Kota Solok mampu berjalan dengan baik ditengah masyarakat, sehingga bisa menjadi solusi ditengah kebutuhan saat ini” ungkap Yutriscan.

Meski berlatar belakang dari dunia politik, namun Yutriscan menegaskan, pihaknya tidak akan membawa atau manfaatkan PMI sebagai media politik. Ia mengaku, amanah ini akan dijalankan sesuai dengan aturan organisasi dan semangat kemanusiaan PMI.

Untuk itu, sebutnya, sebagai penggiat baru dalam PMI, Yutriscan minta bimbingan, saran dan masukan dari mitra kerja PMI. Tidak dipungkiri Ketua DPD Golkar itu, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan PMI kedepannya.