Arrow
Arrow
Slider


Website Resmi Pemerintah Kota Solok

Cuaca

Sunday - January 21, 2018

Weather: 25°C

Pengumuman Seleksi Programmer Kota Solok 2018

Dalam rangka Pengembangan dan Implementasi e-Government, pemerintah kota Solok membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk bergabung menjadi Programmer Pemerintah Kota Solok tahun 2018. Silahkan download persyaratan melalui link berikut :

Download persyaratan.pdf

Laporan RAD PPK B12 BKD Kota Solok

Berikut kami sampaikan Laporannya:

LaporanRADPPK

Data Penerima Hibah dan Bansos

Berikut kami sampaikan daftarnya :

Daftar Penerima

Solok, Selasa (2/1/18) – Wakil Walikota Solok Reinier bersama anggota DPRD dan OPD terkait melakukan monitoring lapangan terkait infrastruktur, perkebunan dan pertanian, kelompok tani harapan baru. Wawako mengatakan pihaknya berharap apa yang telah direncakanan, serta diinginkan masyarakat petani agar berhasil dan tidak gagal.

Reinier menjelaskan kepada petani bahwa Kota Solok sangat berpotensi untuk menjadi daerah pertanian, masyarakat juga masih bergantung kepada sektor usaha pertanian. Oleh sebab itu pemko ingin mewujudkan etalase Kota Solok dibidang pertanian sebagai kawasan agrowisata yang termanfaatkan optimal.

Program Pemko Solok antara lain, Kampung Durian, Kampung Rambutan, Kampung Naga, Kampung Kedondong, Kampung Kelengkeng dan masih banyak lagi yang sedang dilakukan pengembangan atau pencarian lahan yang tepat. Menurut Reinier pengembangan tanaman buah cukup menjanjikan dengan luasnya lahan tidur yang dimiliki Kota Solok.

”Yang paling kita inginkan adalah sukses dan tidak gagal, program di pertanian ini juga salah satu langkah dan terobosan Pemko dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi angka penganguran,”kata Reinier katanya kemarin.

Namun, hal tersebut harus didukung dengan ilmu pengetahuan dibidang pertanian yang mumpuni, untuk mengelola/menggarap sehingga hasilnya maksimal. Ada beragam jenis tanaman buah yang dikembangkan, yakni buah durian, naga, rambutam, kedongdong dan kelengkeng, serta yang lainya yang masih dikembangkan kecocokan dengan lahan kosong di Kota Solok.

“Pertanian jika tidak diiringi dengan ilmu, akan gagal. Program kampung-kampung tanaman buah ini untuk membantu masyarakat, kemudian Kota Solok juga harus menjadi percontohan bagi daerah lain, itu saja,”kata Reinier.