Arrow
Arrow
Slider


Website Resmi Pemerintah Kota Solok

Cuaca

Tuesday - December 12, 2017

Weather: 20°C

PenyampaianTentatif Jadwal Kegiatan HUT Kota Solok ke-47 

Dalam rangka turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Solok yang ke-47 Tahun 2017, bersama ini kami sampaikan kepada Bapak/Ibu/Sdr/I, jadwal acara pendukung Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Solok yang ke-47 Tahun 2017 yang telah disampaikan dan dilaporkan oleh Organisasi Perangkat Daerah di Kota Solok (sebagaimana terlampir).

Terhadap jadwal sebagaimana dimaksud, diharapkan kiranya partisipasi dari Bapak/Ibu/Sdr/i beserta seluruh karyawan dan karyawati yang ada dilingkup kerjanya, untuk dapat berperan aktif dan ikut serta meramaikan rangkaian acara dimaksud. Demikianlah disampaikan kepada atas perhatian serta kerjasamanya diucapkan terimakasih.

Download lampiran.pdf

Solok, Kamis (30/11) – Menteri Kesehatan RI hadiri Launching Public Safety Center (PSC) 119 Smash Care’s (Solok Madinah Sehat Cara Revolusi Sehat) Kota Solok, yang bertempat di Aula SMKN I Kota Solok. Launching PSC 119 Smash Care’s Kota Solok ini juga dihadiri oleh Walikota Solok Zul Elfian, Ketua Komisi II DPRD Kota Solok, Kepala dinas kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr. Hj. Merry Yuliesday, MARS, Forkopimda, Sekda kota Solok, Kepala-kepala OPD, Ketua TP-PKK, Ketua DW, Ketua LKAAM, Bundo Kanduang, Direktur-direktur Rumah Sakit dan para undangan utusan Kab/Kota lainnya beserta kader-kader kesehatan yang berjumlah 700 orang.

Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek dalam sambutannya sangat mengapresiasi PSC 119 Smash Care’s Kota Solok ini yang merupakan PSC 119 pertama di Sumatera Barat. Sekarang ini telah terdapat 125 PSC 119 yang tersebar di Kab/Kota seluruh Indonesia. PSC 119 Smash Care’s ini merupakan bentuk jemput bola pelayanan kesehatan saat darurat kepada masyarakat, Tim dokter bersama paramedis akan langsung datang kerumah penduduk untuk memeriksa keadaan masyarakat yang sakit setelah melalui call center PSC 119.

Dengan PSC 119 Smash Care’s ini pelayanan kesehatan dapat diakses lebih cepat dan luas oleh masyarakat. Dengan call center bebas pulsa ini masyarakat dapat juga menanyakan kemana cocoknya untuk mengobati penyakitnya dan dimana puskesmas atau rumah sakit yang memiliki tempat kosong untuk dirawat.

Kedepannya Menkes berharap kepada Kepala dinas Kesehatan Kota Solok dr.Hj.Ambun Kadri, MKM agar dapat mengembangkan PSC 119 Smash Care’s ini lebih luas lagi dengan Telemedika, dimana masyarakat dapat berkonsultasi melalui telemedicine.
Ini merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi permasalahan dalam pembangunan kesehatan kita sehingga nantinya Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) ini memang membutuhkan sistem terintegrasi mulai dari pra Rumah Sakit, dengan adanya PSC 119 ini masyarakat dapat tertolong lebih dini dan dapat mengurangi angka kecatatan dan kematian.

Dengan demikian, saya sangat mendukung PSC 119 Smash Care’s Kota Solok ini jika digabung pelaksanaannya dengan pendekatan keluarga yang dilakukan siang hari dan PSC 119 selama 24 jam akan dapat memberikan pelayanan dan jaminan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat kota Solok ini sehingga Pemerintah dapat mewujudkan masyarakat kota Solok yang sehat, apalagi dengan adanya Program Reward berhenti merokok bagi masyarakat yang kurang mampu sangat mendukung sekali Program Germas (Gerakan masyarakat hidup sehat), ujar Menkes.

Sementara itu, Walikota Solok Zul Elfian dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Menteri Kesehatan di Kota Solok ini dan memotivasi untuk meningkatkan pengabdian terhadap pelayanan kesehatan di Kota Solok. Kesehatan memang bukan segalanya tapi tanpa kesehatan tidak ada artinya, ujar walikota.

Zul Elfian juga mengatakan bahwa Pemda Kota saat ini sedang berusaha membangun bidang kesehatan baik Rumah Sakit umum daerah Kota Solok dan melengkapi serta memperbaiki fasilitas dan pelayanan kesehatan di Puskesmas. Dengan penduduk mencapai 70.000 orang, kota Solok sudah memiliki 4 (empat) puskesmas dengan keunggulan yang berbeda-beda. Puskesmas Tanah garam dengan puskesmas ramah anak, Puskesmas KTK yang lebih mengutamakan One stop service Lansia, Puskesmas Nan Balimo dengan klinik berhenti merokoknya yang mendukung salah satu program inovasi dari Dinkes Kota Solok yaitu Reward berhenti merokok bagi masyarakat yang kurang mampu, rewardnya berupa uang tunai sebesar Rp 750.000,- yang diberikan pada masyarakat yang telah berhenti merokok selama 6 bulan berturut-turut yang dibuktikan dengan tes Co Analizer di klinik berhenti merokok. Sedangkan yang terakhir adalah Puskesmas Tanjung Paku yang lebih unggul dalam melaksanakan Germas dan PIS-PK (Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan keluarga), ujar Walikota.

Ketua Komisi II DPRD Kota Solok Daswippetra Dt.manjinjing Alam pada kesempatan ini menyampaikan bahwa DPRD sangat mendukung PSC 119 Smash Care’s Kota Solok ini, karena dapat memberikan perlindungan pada masyarakat dan petugas. PSC 119 Smash Care’s ini menjamin pelayanan kesehatan bagi masyarakat kota Solok sehingga kedepannya masyarakat kita dapat lebih baik lagi dalam memdapatkan pelayanan kesehatan, apalagi jika Rumah sakit umum daerah Kota Solok dapat terwujud dalam waktu dekat ini dan hal ini tidak lepas dari Dukungan oleh Menteri Kesehatan, tambah Dt. Manjinjing Alam.

Acara dilanjutkan dengan Launching PSC 119 Smash Care’s Kota Solok oleh Menteri Kesehatan yang didampingi oleh Walikota Solok yang ditandai dengan pemukulan Gong. Dan dilanjutkan pemberian Reward berhenti merokok secara simbolis kepada Wiwin Mariko dan Asral dari Kelurahan Nan Balimo oleh Menteri Kesehatan.