Arrow
Arrow
Slider


Website Resmi Pemerintah Kota Solok

Cuaca

Monday - November 20, 2017

Weather: 27°C

Solok, Kamis (19/10) – Wakil Walikota Solok Reinier membuka kegiatan pencanangan pelaksanaan Goro Badunsanak ke 14 dalam rangka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2017 tingkat Kota Solok, di Lapangan Futsal Asrama XII Kelurahan Tanah Garam Kecamatan Lubuk Sikarah. Ditandai dengan pemukulan Gongdan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pagar Lapangan Futsal Asrama 12 yang disaksikan Ketua DPRD Yutris Can,SE, Forkopimda, Kepala OPD, Ketua LKAAM, Ketua Bundo Kanduang, LPMK, RW,RT se Kota Solok.

Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Jefrizal,Spt,MT  selaku Penanggungjawab  kegiatan mengatakan bila dibandingkan tahun lalu anggaran Goro Badunsanak tahun 2017 meningkat, untuk tahun ini dialokasikan sebesar Rp 3,5 milyar lebih melalui dana stimulan, masing-masing Rukun Tetangga (RT) mendapat jatah Rp 25 juta.

Juga dikatakan untuk pelaksanaan Goro Badunsanak melalui Bulan Bakti Gotongroyong ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta masyarakat disamping dilingkungan masing-masing, dana yang dikucurkan Pemerintah hanya untuk memancing swadaya masyarakat.

Makanya akhir nanti akan ada penilaian masing-masing Kelurahan terbaik dalam Goro Badunsanak dengan melihat hasil perencanaan, partisipasi masyarakat dan bagaimana pelaksanaannya.

Ketua LKAAM H.Rusli Kh Sulaiman dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Goro Badunsanak sebagai salah satu media yang perlu dilestarikan dalam mempertahankan nilai-nilai gotong royong yang mulai mengalami penurunan seiring pekembangan zaman.

“Atas nama masyarakat saya ucapkan terima kasih pada Pemerintah Kota dan DPRD yang masih mempertahankan nilai-nilai gotong royong melalui penyediaan dana stimulan yang dimanfaatkan oleh masyarakat dalam pelaksanaan goro”, ungkap Rusli.

Ketua DPRD Yutris Can,SE dalam sambutannya menyampaikan bentuk komitmen DPRD dalam penyelenggaraan goro bandunsanak yang telah kali  ke 14 tahun pelaksanaan.

“Bentuk komitmen dukungan kami di DPRD terhadap penyelenggaraan goro badunsanak akan selalu ditingkatkan baik itu dalam bentuk dukungan penganggaran, yang ketahui bersama setiap tahunnya mengalami peningkatan”, ungkap Yutris.

“Jika perlu tahun depan kita alokasikan indeks Rp 50 juta per RT, tentunya sama kita evaluasi progress tahun ini dari tahun kemaren”, pungkas Ketua.

“Tentunya kami juga melakukan evaluasi dan mendengarkan aspirasi masyarakat terhadap pelaksanaan goro selama ini, sehingga menguatkan keyakinan kami bahwa ada nilai tambah dari kegiatan ini yang diwujudkan melalui peningkatan nilai indeks alokasi dana stimulan”, katanya.

Wakil Walikota Solok Reinier dalam sambutan pencanangan menyampaikan tentu komitmen yang telah ditunjukan oleh DPRD sebagaimana disampaikan Ketua DPRD menjadi sebuah tantangan bagi Camat bersama jajaran kebawah sampai RT serta masyarakat secara keseluruhan untuk dapat melaksanakan kegiatan goro badunsanak dengan baik sesuai dengan Petunjuk Teknis yang disiapkan.

“Saya minta Camat beserta jajaran untuk dapat menyambut baik apa yang disampaikan ketua tadi”, kata Reinier.

“Manfaatkan semaksimal mungkin stimulan yang ada dan mengkoordinasikan dengan baik, sehingga kedepan jika makin bagus hasilnya kita tinggal tagih apa yang telah disampaikan ketua DPRD,” tutup wawako.