Arrow
Arrow
Slider


Website Resmi Pemerintah Kota Solok

Cuaca

Thursday - October 19, 2017

Weather: 32°C

Pemantauan dan Pelaporan Aksi PPK Tahun 2016-2017

Sehubungan dengan keluarnya SE Menteri Dalam Negeri No.356/4429/SJ tanggal 21 November 2016 tentang Pemantauan dan Pelaporan Aksi PPK Tahun 2016 dan Tahun 2017, bersama ini kami mohon kepada saudara untuk dapat mempublikasikan dokumen-dokumen terlampir sebagi berikut :

No Jenis Yang Dikirm Banyaknya Keterangan
1 Rekapitulasi Realisasi Per Ormas Anggaran Belanja Tidak Langsung dan Pengeluaran Pembiayaan PPKD Kota Solok Tahun 2017 1 (satu) berkas Untuk dipergunakan semestinya

 

Rekapitulasi bisa diunduh di link dibawah

Download pengumuman asli.pdf

Solok, Kamis (5/10/17) – Seringnya mendapat sorotan dari  berbagai pihak masalah Pasar Solok terutama  upaya Pemerintah Kota  Solok menciptakan Pasar raya sebagai pasar yang bersih, nyaman dalam sebuah konsep wisata belanja tak jarang menuai pro dan kontra. Pemko Solok juga dituntut memiliki resep jitu dalam membuat perencanaan secara menyeluruh dan matang, sehingga revitalisasi pasar raya Solok dapat berjalan dengan baik. Tujuan tercapai, namun tidak mengundang kegaduhan di tengah pedagang dan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Solok Zul Elfian saat melakukan peninjauan ke Pasar Raya Solok yang didampingi Kabag Umum Zulfadli,SH. Kali ini, orang nomor satu di Kota Solok tersebut mengunjungi sejumlah fasilitas pasar raya, mulai dari Pasar Semi Modern, Los Ikan dan Los Ayam. Menurut Walikota, Pembenahan kondisi pasar raya Solok agar menjadi pasar yang representatif bagi pedagang dan juga pengunjung masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dicarikan formula yang tepat.

“Jangan sampai niat baik kita membenahi pasar raya Solok, namun malah merugikan dan mematikan perekonomian masyarakat, terutama pedagang kecil,” ungkap Zul Elfian.

Walikota menjelaskan, pihak Pemko Solok akan terus berupaya melakukan yang terbaik demi memajukan pusat perekonomian terbesar di wilayah Solok ini. Pasar raya sejatinya menjadi kekuatan perputaran ekonomi yang turut di perhitungkan, di wilayah Sumatera Bagian Tengah.

“Kita akan meminimalisir adanya kerugian bagi masyarakat terutama pedagang kecil, terutama dalam membenahi pasar raya Solok. Sebab banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya dengan berjualan di pasar ini,” beber Zul Elfian.

Diakui Zul Elfian, hingga kini masih banyak para pedagang yang menempati tempat yang seharusnya bebas dari pedagang. Terutama jalan Lingkar pasar, sebab jalan lingkar ini akan kembali diaktifkan sehingga dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Lahan parkir ya untuk parkir kendaraan, jalan lingkar kalau bisa bebas hambatan, kan areal berjualan telah kita sediakan, untuk los ikan dan ayam sedang direnovasi. Secara bertahap, pasar akan kita benahi, tidak bisa sekaligus,” Walikota mengakhiri.