Arrow
Arrow
Slider


Website Resmi Pemerintah Kota Solok

Cuaca

Monday - September 25, 2017

Weather: 27°C

Solok, Senin (11/9/17) – Wakil Walikota Solok Reinier membuka kegiatan Sosialisasi Fasilitasi Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK)  di Aula Dinas Perdagangan dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.Kepala Disdag KUKM Kota Solok Drs.Dedi Asmar dalam laporannya mengatakan, tujuan diadakan sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha mikro dan kecil dalam memahami kepastian hukum dan sarana pemberdayaan dalam pengembangan usahanya, serta memberikan pemahaman dengan adanya IUMK akan memberikan kemudahan dalam pemberdayaan dari pemerintah dan akses pembiayaan ke lembaga keuangan.

Sementara Wakil Walikota Reinier menyampaikan, Kegiatan Sosialisasi Fasilitasi  IUMK perlu dilakukan dalam rangka pemberdayaan terhadap pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan izin kepada pelaku usaha mikro dan kecil melalui penerbitan izin serta kemudahan akses dalam pelayanan terpadu satu pintu pada pelaku usaha mikro dan kecil.

“IUMK merupakan tanda legalitas kepada pelaku usaha mikro dan kecil, IUMK dimaksudkan memberikan kepastian hukum dan sarana pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil dalam mengembangkan usahanya,” tegas Reinier

Dasar perizinan IUMK tersebut ialah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan menengah, Peraturan Presiden RI Nomor 98 Tahun 2014 tentang Perizinan untuk Usaha Mikro dan Kecil, Permendagri Nomor 83 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Izin Usaha Mikro dan Kecil, serta Peraturan Walikota Nomor 188.45-34 Tahun 2015 tentang Pendelegasian Kewenangan Pelaksa`naan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) kepada Camat. Oleh karena itu, pelaksana IUMK adalah camat yang mendapatkan pendelegasian kewenangan dari walikota, dengan memperhatikan karakteristik wilayah seperti jumlah penduduk, luas wilayah, letak geografis dan kearifan lokal.

Pada kesempatan itu,  Reinier menghimbau kepada para pelaku usaha untuk selalu berbenah meningkatkan efisiensi dalam proses produksi dan manajemen usaha, memupuk rasa kebersamaan, meningkatkan daya saing produk, dan menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Tujuan pedoman pemberian IUMK tersebut, lanjut wawako, guna mendapatkan kepastian dan perlindungan dalam berusaha di lokasi yang telah ditetapkan, mendapatkan pendampingan untuk pengembangan usaha, mendapatkan kemudahan dalam akses pembiayaan ke lembaga keuangan bank dan non-bank, serta mendapatkan kemudahan dalam pemberdayaan dari pemerintah, pemerintah daerah dan atau lembaga lainnya.