Sejarah

Kota Solok dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kota Kecil dilingkungan Daerah Sumatera Tengah junto Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 1970 tentang Pelaksanaan Pemerintah Kotamadya Solok dan Kotamadya Payakumbuh. Kota Solok diresmikan tanggal 16 Desember 1970 oleh Menteri Dalam Negeri yang pada saat itu dijabat oleh Amir Mahmud. Dengan terbentuknya Kotamadya Dati. II Solok maka dikeluarkanlah Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor Pemda 7/9–10-313 tanggal 23 November 1970 mengangkat Drs. Hasan Basri sebagai Pejabat Kepala Daerah yang pertama.
Pelayanan publik Pemerintah Kota Solok mulai secara resmi dibuka pada tanggal 21 Desember 1970 di Kantor Balaikota Solok dan mulai saat itu Pemerintah Kotamadya Solok secara bertahap melaksanakan peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur, bagi kelancaran penyelenggaraan pemerintahan.
Wilayah Kota Solok berasal dari salah satu wilayah adat yaitu Nagari Solok berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 1966, ditambah Jorong Laing dari bagian Nagari Guguk Sarai di wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Solok. Dalam usaha penyempurnaan dan kelancaran pelayanan publik di Pemerintahan Daerah Tk. II Kotamadya Solok, maka dikeluarkanlah Surat Keputusan Nomor 21/Desth/Wako/71 tanggal 10 Maret 1971 tentang Pembentukan 13 Resort Administrasi yaitu :
1. Resort Tanah Garam

2. Resort Enam Suku

3. Resort Sinapa Piliang

4. Resort IX Korong

5. Resort Kampai Tabu Karambie (KTK)

6. Resort Aro IV Korong

7. Resort Simpang Rumbio

8. Resort Koto Panjang

9. Resort PasarPandanAir Mati

10. Resort Laing

11. Resort Tanjung Paku

12. Resort Nan Balimo

13. Resort Kampung Jawa

 

Ketiga belas Resort inilah yang kemudian menjadi 13 Kelurahan yang tergabung dalam 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Lubuk Sikarah dan Kecamatan Tanjung Harapan yang semuanya ini berada dalam wilayah administrasi Kota Solok.
Dengan diberlakukannya Undang-undamg Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah yang disempurnakan dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, penggunaan istilah “Kotamadya” dirubah dengan istilah “Kota” sehingga secara resmi sebutan “Kotamadya Solok” diganti menjadi “Kota Solok”.

Hak Cipta Pemerintah Daerah Kota Solok © 2014. All rights reserved